Langit cerah menyambut pagi membasuh halaman sekolah dengan cahaya hangat. Ditengah semilir angin yang membelai bendera merah putih, upacara bendara di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4 Pangkalpinang berlangsung dengan penuh khidmat, Senin (4/8/2025).
Namun pagi itu bukanlah pagi biasa.
Suasana upacara bendara di SMAN 4 Pangkalpinang kali ini berbeda dari sebelum-sebelumnya.
Pembina upacara kali ini langsung dipimpin oleh Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners.
“Hari ini kita menjadi Pembina Upacara di 19 Sekolah di wilayah Pangkalpinang. Karena kita ketahui bersama dari hasil pemberitaan kemarin Polresta Pangkalpinang mengamankan geng motor yang didominasi anak-anak SMP dan SMA,” ucap Kombes Pol Max.
Dalam kesempatan tersebut, Komandan berpangkat melati tiga ini dengan tegas menyerukan kepada seluruh guru dan siswa untuk menolak segala bentuk aktivitas geng motor di Kota Pangkalpinang karena sangat meresahkan masyarakat.
“Anak-anakku, Geng motor bukan jalan mencari jati diri, bukan pula cara menunjukkan bahwa kalian hebat. Tahanlah diri, bersabarlah. Gunakan tiga tahun masa sekolah ini untuk belajar. Jangan sampai ada catatan kriminal yang menutup jalan kalian jadi orang hebat,” amanat Kapolresta Pangkalpinang.
Kombes Pol Max juga menegaskan agar Bapak/Ibu guru, siswa untuk membentengi dirinya, murid-muridnya, teman-temannya dan sekolahnya.
Ketika ada aktivitas geng motor segera melaporkan kepada Guru BP, Walikelas, Kepala Sekolah, Bhabinkamtibmas bahkan sampai Kapolresta.
“Harus masif, karena kalau tidak dia akan berkembang. Alhamdulillah sampai hari ini langkah itu terus kami lakukan, terutama ketika patroli membawa spanduk bubarkan geng motor hingga saat ini,” ucap Kombes Pol Max.
Untuk diketahui, langkah pemberantasan geng motor oleh Polresta Pangkalpinang tidak hanya dilakukan melalui upaya preemtif, preventif, dan represif, tetapi juga diiringi dengan pendekatan persuasif kepada keluarga serta sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah.
Disela-sela upacara tersebut, suasana di halaman SMAN 4 Pangkalpinang semakin semarak ketika para guru dan siswa hingga Kapolresta Pangkalpinang bersama-sama menyerukan yel-yel penolakan terhadap aktivitas geng motor di lingkungan sekolah.
● Humas Polresta Pangkalpinang





